Sulawesinetwork.com — Memasuki awal Januari 2026, semangat kekeluargaan warga perantau asal Sulawesi Selatan terpancar kuat di Kota Suci Madinah.
Pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Arab Saudi menggelar pertemuan silaturahmi perdana bersama Sekretaris Jenderal Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Abdul Kadir Karding, beserta rombongan.
Pertemuan ini bukan sekadar tatap muka biasa, melainkan momentum strategis bagi KKSS Arab Saudi setelah secara resmi mengantongi Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari BPP KKSS.
Pertemuan tersebut fokus membahas arah gerak organisasi, identifikasi kendala yang dihadapi warga Sulawesi Selatan (Sulsel) di Arab Saudi, hingga persiapan teknis pelantikan resmi pengurus yang dijadwalkan akan dihelat pasca-Ramadan mendatang.
Ketua KKSS Arab Saudi, Nur Khalid, menegaskan bahwa silaturahmi ini adalah fondasi penting untuk menyatukan visi seluruh pengurus agar program kerja ke depan dapat berjalan solid dan terukur.
"Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kami untuk bergerak lebih terarah. Meskipun organisasi ini masih dalam tahap awal di Arab Saudi, komitmen kami untuk solid adalah harga mati," ungkap Nur Khalid.
Sekretaris Umum KKSS Arab Saudi, Khaerun Nisa, menambahkan bahwa KKSS hadir dengan misi mulia sebagai pelindung dan pengayom bagi para perantau.
Ia mengibaratkan organisasi ini sebagai kapal yang siap mengarungi tantangan global di perantauan.
"KKSS ingin menjadi rumah bagi anak-anak Sulawesi Selatan di Arab Saudi. Tempat untuk saling menguatkan dan 'membentangkan layar' menuju pengembangan potensi serta kontribusi nyata bagi daerah asal maupun tempat kami berpijak saat ini," tegas Khaerun Nisa.
Kehadiran Sekjen BPP KKSS, Abdul Kadir Karding, di Madinah memberikan suntikan moral besar bagi kepengurusan di Arab Saudi.
Silaturahmi ini membuktikan bahwa jejaring KKSS semakin luas dan inklusif di level internasional.