Menurutnya, keberadaan lansia yang hidup sendiri dan penyandang disabilitas dalam kondisi ekonomi rentan membutuhkan perhatian bersama dari berbagai pihak.
BAZNAS Bulukumba berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan sesuai dengan kemampuan lembaga dan data masyarakat yang membutuhkan.
“Kita berharap bantuan ini bisa meringankan beban mereka, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” katanya.
Baca Juga: Wabup Bulukumba Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Jaga Sungai, Jangan Hanya Berakhir Diskusi
Ia juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya lansia atau penyandang disabilitas yang hidup dalam kondisi kurang mampu untuk menyampaikan informasi kepada BAZNAS maupun pihak terkait.
Dengan adanya partisipasi masyarakat, pendataan dan penyaluran bantuan diharapkan dapat semakin tepat sasaran.
Baca Juga: Kontes Sapi Hasil IB di Bulukumba, Brutus Juara Pedet dengan PBBH 1,335 Kg per Hari
Program bantuan pangan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya BAZNAS Bulukumba dalam mengoptimalkan dana zakat, infak dan sedekah agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang berhak menerima.
BAZNAS berharap kolaborasi dengan pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak kelompok rentan yang dapat memperoleh manfaat dari program sosial dan kemanusiaan. (*)
Artikel Terkait
AKBP Stephanus Luckyto Resmi Nahkodai Polres Bulukumba, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah
Judi Online: Ancaman Tersembunyi di Balik Layar Gawai
Edy Manaf Pimpin Apel Besar Hari Pramuka, Tutup Perkemahan Gantarang dan Lepas Kontingen Jamnas XII 2026
Kronologi Balita Tewas Tertabrak Mobil Oknum Polisi di Bone: Berniat Nonton Pawai, namun Berujung Duka
DPRD Bulukumba Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Lanjut Pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD
Hari Pramuka ke-65, H. Safiuddin Hadiri Apel Besar dan Pelepasan Kontingen Jamnas XII
Banggar DPRD Bulukumba Perdalam Pembahasan KUA APBD 2027, Fokus Optimalkan PAD