Bagi santri yang berminat mengikuti program tersebut dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui tautan: Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak panitia di nomor 0858-2441-7339.
Pimpinan BAZNAS Bulukumba, H.M. Yusuf Sandi, mengatakan bahwa program Santripreneur merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS dalam memberdayakan generasi muda berbasis pesantren agar lebih mandiri secara ekonomi.
"Santri tidak hanya dituntut kuat dalam ilmu agama, tetapi juga harus memiliki kemampuan untuk mandiri dan berdaya secara ekonomi. Melalui program Santripreneur ini, kami ingin membuka ruang agar santri bisa belajar berwirausaha sejak dini," ujarnya.
Baca Juga: Kontes Sapi Hasil IB di Bulukumba, Brutus Juara Pedet dengan PBBH 1,335 Kg per Hari
Ia menambahkan, BAZNAS Bulukumba berharap program ini dapat melahirkan santri yang tidak hanya menjadi pelaku usaha, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja di masa depan.
"Kami ingin santri menjadi motor penggerak ekonomi umat. Bukan hanya bekerja, tetapi juga mampu membuka peluang usaha bagi orang lain," tambahnya.
Program Santripreneur 2026 diharapkan dapat melahirkan santri yang tidak hanya memiliki pengetahuan agama, tetapi juga memiliki keterampilan, keberanian berwirausaha dan kemandirian ekonomi. (*)
Artikel Terkait
Judi Online: Ancaman Tersembunyi di Balik Layar Gawai
AKBP Stephanus Ganti Kasat hingga Kapolsek, Tekankan Kerja Profesional untuk Masyarakat
Edy Manaf Pimpin Apel Besar Hari Pramuka, Tutup Perkemahan Gantarang dan Lepas Kontingen Jamnas XII 2026
Kronologi Balita Tewas Tertabrak Mobil Oknum Polisi di Bone: Berniat Nonton Pawai, namun Berujung Duka
DPRD Bulukumba Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Lanjut Pembahasan Rancangan KUA-PPAS APBD
Hari Pramuka ke-65, H. Safiuddin Hadiri Apel Besar dan Pelepasan Kontingen Jamnas XII
Banggar DPRD Bulukumba Perdalam Pembahasan KUA APBD 2027, Fokus Optimalkan PAD