Penguatan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan akurasi data hidrologi secara real time sebagai dasar perumusan kebijakan yang lebih presisi.
Sementara itu, penguatan GN-KPA diarahkan untuk memperluas kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air secara partisipatif.
Sebagai wadah koordinasi, TKPSDA berperan dalam merumuskan rekomendasi strategis pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, inklusif, dan berbasis kepentingan bersama.
Baca Juga: DPRD Bulukumba Rekomendasi Pemkab Bentuk Tim Monitoring Gabah dan Beras
Melalui sidang ini, Pemprov Sulsel menegaskan komitmennya untuk memastikan pengelolaan air tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga menjamin keberlanjutan bagi generasi mendatang.
Langkah ini sekaligus memperkuat Asta Cita ke 2 Presiden RI yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air dan Misi ke 4 RPJMD Gubernur Sulawesi Selatan yaitu Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur yang berkeadilan, tangguh terhadap bencana dan perubahan iklim untuk mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi. (*)
Artikel Terkait
Jelang Agenda Nasional 2026, TP PKK Sulsel Perkuat Program hingga Desa
Gebyar PAUD Bulukumba, Komitmen Wujudkan Generasi Emas Sejak Dini
Masalah Sempadan Pantai Panrang Luhu Bira: DPRD Bulukumba Minta Dinas Pariwisata Segera Bertindak
Sinjai Tancap Gas Transformasi Digital, Bupati Ratnawati Resmikan Aplikasi SAMAKI
Pemprov Sulsel Perkuat Pengawasan BBM Subsidi di Tengah Tekanan Energi Global
Seri Dialog Publik, Ruang Warga Sampaikan Aspirasi Langsung ke Pemkab Bulukumba
Pemprov Sulsel Kebut Perbaikan Jalan Aroepala, Drainase Jadi Kunci Atasi Kerusakan