Sulawesinetwork.com - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel menyalurkan bantuan logistik dari Gubernur Sulawesi Selatan kepada warga terdampak banjir di Kota Makassar, Minggu, 11 Januari 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Selatan, Amson Padolo, bersama tim reaksi Cepat (TRC) melakukan pengecekan langsung ke sejumlah wilayah terdampak, di antaranya kawasan Kodam III, Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, serta Blok 8 dan Blok 10 Antang, Kecamatan Manggala.
Peninjauan tersebut dilakukan menyusul rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dimana sejumlah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan dalam status awas akibat curah hujan sangat lebat hingga ekstrem.
Baca Juga: Bupati Bantaeng Resmi Kukuhkan Pengurus Riders Muslim Bantaeng Periode 2026–2028
“Jadi, kabupaten/kota tersebut Makassar, Maros, Pangkep, Gowa, Barru dan Kecamatan Tellulimpoe Kabupaten Bone. Kemarin kita melakuka pengecekan ke beberapa titik yang selama ini rawan terjadi bencana banjir seperti di Kelurahan Katimbang yang selama ini selalu terjadi bencana banjir," sebut Amson.
"Selain itu juga menyerahkan bantuan logistik dari Bapak Gubernur berupa logistik pangan, logistik perlengkapan keluarga, dan shelter kit, untuk para pengungsi di Kantor Lurah Katimbang yang menjadi posko induk” tambahnya.
BPBD Sulsel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) juga meninjau kondisi luapan sungai Biring Je'ne bersama Tim Drainase Kota Makassar. Adapun pemicu banjir karena pemicu curah hujan deras dan terdapat penyempitan aliran sungai.
Baca Juga: Perbaikan Rekonstruksi Jalan Ruas Paleteang–Malimpung–Batas Enrekang, Warga Pinrang Sambut Antusias
“Kita juga meninjau lokasi di Blok 8 dan Blok 10 Antang. Kondisi kemarin masih kondusif, tetapi informasi yang terupdate adanya pergerakan air di wilayah tersebut," jelasnya.
Terkait kondisi pengungsi, Amson memastikan lokasi pengungsian di Kantor Lurah Katimbang dalam kondisi yang baik dan pelayanan kesehatan telah disiagakan melalui keterlibatan tenaga medis dari puskesmas setempat.
Berdasarkan data dari BPBD, berikut update data jumlah pengungsi di Kelurahan Katimbang:
Baca Juga: Kopi Pujananting Didorong Naik Kelas, Wabup Barru Fokus Hilirisasi dan Pasar
11 Januari 2026 /Pukul 23..41 Wita.
Lokasi Pengungsian:
Kantor lurah Katimbang, sebanyak 17 KK 61 jiwa