Sulawesinetwork.com - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Sinjai menggelar Workshop Pengolahan, Pengemasan, dan Pemasaran Produk di Aula RSUD Sinjai, Kamis (16/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sinjai.
Workshop tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perempuan dalam mengolah produk lokal yang bernilai jual, mengemas secara menarik dan sesuai standar, serta memahami strategi pemasaran baik secara konvensional maupun digital.
Baca Juga: Kuatkan Sinergi Kesehatan, TP-PKK Sinjai Gelar Rakor Pemberdayaan Masyarakat Bidang KIA
Ketua Panitia, Hj. Nurhaedah, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah sosialisasi dan pembelajaran bagi perempuan agar lebih berpartisipasi aktif dalam berbagai bidang pembangunan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengasah keterampilan perempuan dalam mengolah dan memasarkan produk lokal, sehingga dapat mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” ujarnya.
Baca Juga: Warga Terdampak Paparan Radioaktif Cesium-137, Mensos Gus Ipul Pastikan Kemensos Beri Bantuan
Kepala DP3AP2KB Sinjai, Janwar, yang membuka kegiatan secara resmi, menegaskan bahwa workshop ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperkuat peran perempuan di bidang ekonomi.
“Kami ingin mendorong dan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan agar mereka tidak hanya menjadi penopang keluarga, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah, tidak hanya sebagai pendukung ekonomi keluarga, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Baca Juga: Sinergi Eksekutif-Legislatif: Bulukumba Sepakati KUA-PPAS APBD 2026
“Kami berharap peserta dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah produk lokal, mengemas dengan cara menarik dan higienis, serta memahami strategi pemasaran yang efektif,” tambahnya.
Workshop ini diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan kreatif dan mandiri yang dapat mengembangkan potensi produk lokal Sinjai agar semakin dikenal dan diminati pasar. (*)
Artikel Terkait
Di Balik Peluang Turunnya Tarif PPN yang Digagas Menkeu Purbaya, Begini Rumitnya Skema Tarif 11 Persen
Banding-banding Menu MBG yang Sempat Viral di Medsos, dari Hidangan Gemuk hingga Tampilan Sederhana
Susu MBG Cuma 30 Persen Susu Segar, Sisa Kandungan Hanya Air, BGN Klaim Gizi Tetap Setara
DPR Bakal Dukung Kebijakan Keuangan Menkeu Purbaya, tapi Kurangi Komentari Kementerian Lain
Menkeu Purbaya Ogah Danai Proyek 'Family Office' Era Luhut Binsar Pandjaitan
Mentan Bongkar Distributor Pupuk Bersubsidi Nakal: Cabut Izin 2.039 Kios dan Kerugian Capai Rp600 Miliar
Barru Matangkan Napak Tilas Perjuangan Paccekke: Wabup Abustan Tekankan Rute Historis dan Gotong Royong