Hermayanto, Direktur LOPI (Lembaga Konservasi dan Pendidikan Bulukumba) menambahkan kegiatan yang di lakukan terkait pengurangan plastik, budaya penggunaan pembungkus plastik yang selalu di gunakan untuk jananan tidaklah sehat.
"Karena di plastik terdapat banyak senyawa kimia berbahaya yang bisa menyebabkan kanker dan penyakit lainnya," ujarnya.
Baca Juga: Kevin Diks, Bek Timnas Indonesia, Raih Gelar Liga Denmark Ketiga Bersama Copenhagen
Hermayanto berharap jajanan sehat bebas plastik bisa terus dilakukan supaya masyarakat bisa mengetahui informasi tentang Plastik.
"Namun perlu dukungan dari Pemerintah Daerah Bulukumba, supaya berkelanjutan dan masyarakat bisa ikut berpartisipasi," putupnya. (*)
Artikel Terkait
Pemprov Sulsel Salurkan DBH Triwulan I, Appi: Terima Kasih Pak Gubernur
Investasi Raksasa Kendaraan Listrik China Siap Menyerbu Indonesia: Danantara Siap Jadi Jembatan
Resmi! Xabi Alonso Kembali ke Santiago Bernabéu, Nakhoda Baru Real Madrid hingga 2028
Dari Jenderal Lini Tengah hingga Nahkoda Baru: Mengulas Perjalanan Karier Gemilang Xabi Alonso Menuju Kursi Pelatih Real Madrid
Terancam 4 Tahun Penjara, Ayah Lesti Kejora Pilih Doa Usai Putrinya Dituduh Langgar Hak Cipta di YouTube
Ancaman Serius Donald Trump: iPhone Wajib Produksi di AS atau Kena Tarif 25 Persen!
Idul Adha 1446 H! Bupati Bulukumba dan Warga Akan Shalat Bersama di Pantai Merpati
HIMATEKPEN Unismuh Makassar Gelar Dialog Pendidikan: Menakar Digitalisasi sebagai Jembatan Inklusi atau Jurang Kesenjangan Baru