Ia meminta agar setiap kepala SKPD memberikan perhatian ekstra kepada masyarakat yang terjerat dalam kemiskinan ekstrem.
"Saya minta setiap kepala SKPD memberikan perhatian khusus kepada masyarakat miskin ekstrem. Bantu mereka secara langsung, baik melalui bantuan sosial maupun program pemberdayaan,” tegasnya dengan intonasi serius.
Lebih jauh, Bupati Husniah menekankan peran krusial SKPD sebagai "orang tua asuh" bagi kelompok rentan di masyarakat.
Dengan pendekatan humanis ini, para pemimpin SKPD diharapkan dapat lebih memahami kondisi riil di lapangan, merasakan denyut nadi masyarakat, dan menemukan solusi yang tepat sasaran serta berkelanjutan.
“Menjadi orang tua asuh adalah tanggung jawab sosial. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan Gowa yang lebih maju,” pungkas Bupati Husniah, menutup sambutannya dengan ajakan untuk bergerak bersama demi Gowa yang lebih gemilang.
Musrenbang Tematik ini menjadi momentum penting untuk menerjemahkan visi "Gowa Bersama" menjadi aksi nyata di lapangan, membawa harapan baru bagi masyarakat Gowa untuk keluar dari belenggu kemiskinan dan stunting. (*)
Artikel Terkait
Hadapi 'Tarif Trump', RI-Saudi Bersatu: Duet Kuat di Tengah Perang Dagang Global
Ironi Dokter Kandungan: Profesi Dekat Wanita, Mengapa Justru Didominasi Pria?
Baim Wong dan Paula Verhoeven Resmi Cerai, Pengadilan Benarkan Adanya Perselingkuhan dengan Sahabat Dekat!
Lisa Mariana Ambil Langkah Ekstrem: Potong Lambung Demi Langsing dan Bungkam Hujatan Netizen
Resmi Bercerai! Pengadilan Agama Ungkap Alasan Arya Saloka Gugat Putri Anne
Kenangan Hangat Terakhir: Foto Keluarga dan Curahan Cinta Hotma Sitompul Sebelum Berpulang
Jejak Kebaikan Hotma Sitompul: Selamatkan Rumah Tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora dari Jurang Perpisahan
Jeritan di Balik Gemerlap: Eksploitasi Keji di Balik Layar Sirkus Terungkap