Sulawesinetwork.com - Perasaan kecewa tengah melanda tim sepak takraw Bulukumba yang batal berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) akibat minimnya dukungan dari pemerintah daerah.
Kondisi ini mengecewakan bagi para atlet muda yang telah mempersiapkan diri dengan latihan intensif dalam upaya mengharumkan nama Bulukumba di tingkat daerah.
Pendamping atlet takraw, Kurniawan mengungkapkan bahwa batalnya keberangkatan ini sangat disayangkan, mengingat antusiasme dan kesiapan tim untuk bertanding.
Baca Juga: Jelang Pelaksanaan Debat Publik, Bawaslu Bulukumba Harap Jaga Kondusifitas
“Kami sudah mempersiapkan adik-adik dengan baik, tapi dukungan berupa fasilitas dan pendanaan yang minim membuat kita harus menerima kenyataan ini. Harapan mereka untuk berprestasi akhirnya pupus," ungkapnya, Sabtu, 2 November 2024.
Menurut Kurniawan, batalnya tim takraw untuk ikut POPDA di Kota Makassar lantaran tidak adanya bantuan pembiayaan dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraha (Disparpora) Bulukumba.
"Adik-adik tidak jadi berangkat POPDA di Makassar karena pembiayaan tidak mencukupi untuk memberangkat tim. Hanya diberikan Rp1 juta dari Disparpora," ungkapnya.
Baca Juga: Besok Debat Publik Perdana Pilkada Bulukumba 2024, Ini 6 Sub Tema Jadi Pembahasan
Diketahui, tim takraw Bulukumba untuk mengikuti POPDA diisi oleh lima orang atlet dan dua pelatih dan serta pendamping altet.
"Tentu kami sangat sayangkan karena memang terkesan tidak ada perhatian pemerintah untuk pengembangan altet-atlet muda di Bulukumba jika terus seperti ini," ujarnya.
"Pengembangan sumber daya manusia di Bulukumba harusnya bisa lebih menjadi perhatian agar mampu melahirkan generasi berprestasi," tambah atlet peraih medali emas di PON Aceh-Sumut lalu.
Baca Juga: Program Cadangan Pupuk Pemerintah dan Bantuan Alsintan, Ismail Papo Sebut JMS-TSY Anak Rakyat Peduli Petani
Gagalnya tim takraw Bulukumba mengikuti POPDA juga disayangkan warga dan para orang tua atlet. Mereka merasa kecewa dan berharap agar ke depannya pemerintah lebih memperhatikan potensi atlet daerah.
Mereka menyebut bahwa dukungan bagi atlet muda adalah investasi penting untuk meningkatkan prestasi daerah di bidang olahraga.
Padahal, menurut para pelatih, dengan dukungan yang memadai, Bulukumba bisa bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Baca Juga: Juandy Tandean Dukung Pengadaan Damkar di Setiap Kecamatan, Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Kejadian ini kembali menjadi pengingat pentingnya peran pemerintah dalam mendukung atlet muda demi masa depan olahraga Bulukumba yang lebih baik.
Diketahui, seyogyanya tim takraw Bulukumba mengikuti POPDA di Kota Makassar mulai Senin-Rabu, tangga 3 hingga 5 November 2024. (*)
Artikel Terkait
Jadi Sorotan di Sulsel, Komisi III DPR RI Minta Gakkumdu Tegas dan tidak Berpihak ke Paslon
Asbar Sakti: Pak Ilham Azikin Mementingkan Masyarakat Dibanding Kelompok dan Golongannya
Klaim Rujuk Pasien Gunakan Helikopter Hingga Dibantu Danny Pomanto, AAS Foundation Sebut Itu Hoaks Demi Pencitraan
Taufan Pawe Tegur Mendagri Tito Saat Rapat Dengar Pendapat, Ternyata Gegara Ini
JADIMI Seragam Sekolah Gratis Dijahit di Bulukumba, Pemberdayaan dan Peningkatan Ekonomi yang Utama
Komisi III DPR RI Kunjangan Kerja di Sulsel, Andi Muzakkir Apresiasi Kinerja APH
Kantor Camat Bontotiro Mulai Layani Perekaman KTP
Ilham Azikin Ingin Kembalikan Ulu Ere Sebagai Pusat Pengembangan Benih Kentang