Menurut Tandean (2021), warna yang dikenakan disesuaikan dengan usia dan status bagi pemakainya.
Warna jingga melambangkan pemakai baju bodo ialah anak perempuan berusia sekitar 10 - 14 tahun.
Sedangkan untuk anak yang berusia sekitar 17 - 25 tahun mengenakan warna merah, juga wanita yang telah menikah dan memiliki anak.
Filosofinya bahwa wanita tersebut telah mengeluarkan darah dari rahim direpresentasikan oleh warna merah darah.
Wanita usia 25-40 tahun mengenakan baju bodo berwarna hitam.
Ada lagi warna putih yang melambangkan pemakainya berasal dari kalangan dukun dan pembantu.
Kemudian warna ungu melambangkan pemakainya adalah seorang janda.
Terakhir warna hijau melambangkan pemakainya berasal dari kalangan bangsawan.
Baju ini dikenakan dengan sarung sutera motif kotak-kotak dan dipakai dengan cara digulung menggunakan tangan sebelah kiri.(*)
Artikel Terkait
Berasal dari Olahan Beras, 10 Makanan Khas Tradisional Sulawesi Selatan yang Wajib untuk Dicoba
Deretan Angka Kemiskinan Kabupaten dan Kota di Sulawesi Selatan, Makassar Hingga Pangkep Jadi Trending
Dengan Luas Wilayah Hanya 99 Km², Kota Parepare Bukan Posisi Pertama Daerah Tersepi di Sulawesi Selatan 2023
Asal Usul Nama-nama Kabupaten Kota se Sulawesi Selatan: Bersumber dari Poligami Hingga Pembantaian
Miliki Negeri di Atas Awan, 5 Daerah di Sulawesi Selatan Ini Jadi Tujuan Wisata yang Menakjubkan
Pemekaran Wilayah Sulawesi Selatan, Ini Dia Sejumlah Fakta Menarik Provinsi Bugis Timur