Sebagai wujud komitmennya terhadap objektivitas, Gubernur juga memutuskan untuk menonaktifkan sementara Kepala SMAN 6 Garut selama proses investigasi berlangsung.
"Untuk mewujudkan seluruh rangkaian ini secara transparan maka kepala sekolah dinonaktifkan sementara sampai pemeriksaan selesai," kata Dedi.
Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menangani kasus yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan kesejahteraan psikologis peserta didik di sekolah.
Publik kini menanti hasil investigasi BKD Jawa Barat, berharap keadilan bagi almarhum PN dan langkah konkret untuk mencegah tragedi serupa terulang di masa depan.(*)
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Kembali Diperiksa Kejaksaan Agung, Kasus Chromebook Makin Panas
Operasi Patuh Pallawa 2025 Dimulai di Bulukumba: Perhatikan 7 Jenis Pelanggaran Ini
Empat Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Korupsi Laptop Kemendikbud Era Nadiem, Negara Rugi Rp1,98 Triliun
TEROR DI JALANAN MALAM: Laptop Mahasiswi Raib Misterius di Rosalia Indah, CCTV Justru 'Mati' di Momen Krusial!
Nadiem Makarim Bungkam Usai Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Chromebook Rp 9,9 Triliun
Jaringan Perdagangan Bayi Internasional Dibongkar Polda Jabar: 6 Balita Diselamatkan, Puluhan Diduga Dijual ke Singapura!
Skandal Chromebook: Kejagung Ungkap 'Mas Menteri Core Team' Terbentuk Dua Bulan Sebelum Nadiem Dilantik!
Hotman Paris Desak Hakim Perberat Vonis Razman Arif Nasution: Harusnya Jauh Lebih Berat!
Bejat! Oknum Pendeta di Blitar Diduga Cabuli Tiga Anak di Bawah Umur, Manfaatkan Kedekatan Gereja dan Ajak Korban ke Penginapan
Tragedi Siswa SMAN 6 Garut: Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan Mediasi di Tengah Isu Perundungan yang Mencuat