Sulawesinetwork.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Hasanuddin, tepatnya Fakultas Hukum Gelombang 115 yang berposko di Yayasan Bantuan Hukum Perempuan dan Anak Bangkit Bantaeng, bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Podcast terkait isu kekerasan terhadap perempuan dan anak, dimana Ketua YBH-PA Bangkit Bantaeng, Putri Fatimah Nurdin menjadi narasumber, pada (24/1) lalu.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengeksplorasi alasan dan motivasi dibalik keterlibatan individu dalam advokasi perempuan dan anak melalui platform podcast.
Baca Juga: Sepekan Ops Keselamatan Pallawa 2026, Polres Bulukumba Intensifkan Edukasi dan Sosialisasi
Dengan memahami faktor-faktor yang mendorong komitmen mereka, diharapkan dapat memberikan insight bagi pengembangan strategi advokasi yang lebih efektif dan inspiratif bagi generasi berikutnya.
Pada kesempatan itu, Podcast dipandu oleh Annisa Dewi Mulyasari yang merupakan salah satu mahasiswa KKN Fakultas Hukum UNHAS, yang mengupas pula segala hal terkait YBH-PA yang hadir sebagai wadah perjuangan dan perlindungan bagi perempuan serta anak yang berada dalam situasi rentan di Kab. Bantaeng.
Baca Juga: Bupati Sinjai Tegaskan Perencanaan Pembangunan Harus Tepat Sasaran di Musrenbang Bulupoddo
Putri Fatimah Nurdin selaku pendiri YBH-PA juga menekankan bahwa YBH-PA berkomitmen menjadi ruang aman untuk mendapatkan pendampingan hukum, psikososial, serta dukungan pemulihan. (*)
Artikel Terkait
Pastikan Kesehatan Jemaah, Dinkes Bulukumba Laksanakan Pemeriksaan Calon Jemaah Haji
Angka Kemiskinan Bulukumba Turun ke 6,06 Persen, Terendah dalam 10 Tahun
Gubernur Sulsel Implementasikan Gerakan ASRI Lewat Anti Mager dan Korve Bersama Masyarakat
Perkuat Pelayanan Publik, Camat Kajang Lantik 4 Kepala Lingkungan Kelurahan Laikang
Pemeriksaan Interim LKPD 2025 Dimulai, Bupati Bantaeng Tekankan Transparansi Keuangan
Perkuat Literasi Santri, Bupati Sinjai Dampingi BI Sulsel Kunjungi Ponpes Darul Istiqamah
Bupati Bantaeng Lantik Tiga Pejabat Administrator di Lingkup Pemkab Bantaeng