Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak, Gubernur Sulsel: Kita Kerahkan Tim Gabungan untuk Pencarian

photo author
Hendrawan, Sulawesi Network
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 20:02 WIB
Tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian pesawat terbang ATR-400 yang hilang kontak di Kabupaten Maros.
Tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pencarian pesawat terbang ATR-400 yang hilang kontak di Kabupaten Maros.

Sulawesinetwork.com - Sebuah pesawat ATR 42-500 tujuan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026) siang. 

Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai unsur di pegunungan karst di kawasan Leang-Leang, Kabupaten Maros.

Gubernur Sulawesi Selatan menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah bergerak cepat dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk membantu proses pencarian. 

Baca Juga: Ratusan Miliar untuk Pengadaan Alat Makan MBG, Tanggung Jawab BGN atau SPPG?

“Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Basarnas serta tim dari Pemerintah Provinsi Sulsel ditambah 3 ambulans lengkap dengan tenaga kesehatan untuk bergerak cepat. Helikopter pencarian dan tim darat sudah menuju ke lokasi indikatif, namun masih terkendala medan yang berat dan kondisi cuaca,” ujar Gubernur Sulsel dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026) sore. 

Menurutnya, pencarian dilakukan melalui jalur udara dan darat dengan melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan setempat.

Gubernur juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca Juga: Ratusan Santri Nusantara Hadir di Bulukumba, Pemkab Sambut Program Indonesia Bahagiakan Santri

"Kami mengajak kepada semua warga untuk mendoakan yang terbaik dan bersabar. Ada penemuan serpihan sebagai petunjuk dalam pencarian dari warga tapi kita tetap menunggu informasi resmi dari tim SAR. Harap semua bersabar," tambahnya.

Hingga Sabtu sore, tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik terakhir hilangnya kontak pesawat. Cuaca berkabut dan kondisi geografis yang didominasi pegunungan menjadi tantangan utama dalam proses pencarian.

Baca Juga: Sebulan Berjalan, Batik Bulukumba dari Desa Topanda Tarik Perhatian Bank Indonesia

Pihak Basarnas menyatakan bahwa setiap perkembangan terbaru akan segera disampaikan secara resmi kepada publik. Masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi guna menghindari kepanikan.

Proses pencarian akan terus dilanjutkan dengan penambahan personel serta optimalisasi peralatan, seiring dengan membaiknya kondisi cuaca.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Hendrawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X