Sulawesinetwork.com - Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kabupaten Sinjai menunjukkan komitmen tinggi dalam memajukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penyelenggaraan Lomba Paduan Suara Mars Bunda PAUD.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, yang juga merupakan Bunda PAUD Kabupaten Sinjai.
Baca Juga: Bantaeng Satu-satunya Kabupaten Kota Di Sulsel Raih Penghargaan Dari Kementerian PAN-RB
Acara pembukaan berlangsung meriah di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Sinjai, Selasa (16/12/2025)
Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi, di mana lomba ini diikuti oleh tim paduan suara dari delapan kecamatan yang merupakan utusan gabungan dari IGTKI dan HIMPAUDI.
Baca Juga: Diduga Ikut Menganiaya, Keluarga Korban Penembakan di Kajang Minta Polisi Tangkap Istri Pelaku
Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati menyampaikan penghargaan tertinggi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan acara tersebut. Beliau menyambut hangat kehadiran para peserta dan panitia.
"Saya selaku Bunda PAUD sekaligus sebagai Bupati Sinjai menyambut hangat dan memberikan apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara, serta semua pihak yang telah bekerja keras dan berkolaborasi, sehingga acara yang luar biasa ini dapat terlaksana," ujar Bupati Ratnawati
Baca Juga: Penuh Khidmat, Bupati dan Wakil Bupati Barru Sambut Kepulangan Jamaah Umroh di Rujab
Bupati Sinjai kemudian menyoroti peran krusial Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai penentu kualitas generasi penerus.
"Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peranan yang sangat strategis sebagai fondasi awal bagi pembangunan karakter, kecerdasan, dan mental anak-anak kita. Di tangan para guru dan Bunda PAUD di setiap tingkatan, masa depan generasi emas Sinjai mulai dibentuk," tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati Ratnawati menjelaskan filosofi di balik lagu wajib yang dilombakan, yaitu Mars Bunda PAUD. Menurutnya, lagu tersebut bukan sekadar alunan musik, melainkan cerminan komitmen kolektif.
Artikel Terkait
IFG Tegaskan Keterbukaan Informasi Sebagai Layanan Publik dan Fondasi Penguatan Reputasi Perusahaan
Ini 3 Undang-Undang yang Mengatur Cuti Melahirkan untuk Ibu Hamil dan Larangan PHK dari Perusahaan
Wakil Bupati Barru Hadiri Jambore Kepala Desa Sulsel: Perkuat Sinergi Wujudkan 'Asta Cita dari Desa'
RSUD Aceh Tamiang Kembali Beroperasi, Andi Sudirman Apresiasi Perjuangan Tim Medis Pemprov Sulsel dan Relawan
Lenovo Hadirkan Rangkaian Legion Ecosystem Terbaru di Makassar, Siap Dorong Gamer dan Kreator ‘Reach Your Impossible’
Angin Puting Beliung Terjang Tanete Rilau Barru, 10 Rumah Rusak; Bupati Andi Ina Langsung Turun ke Lokasi
Ketua Aliansi Alumni Pemerhati Unhas Syahrullah, Mengecam Pihak Kampus Atas Berkibarnya Bendera Bintang Kejora dan KNBP