Sulawesinetwork.com - Fenomena maraknya pencurian ternak (curnak) yang terjadi di wilayah Kecamatan Bontotiro, Kabupaten Bulukumba, semakin meresahkan warga setempat.
Hal ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Bulukumba, Dr. Supriadi, yang mengaku prihatin dengan tingginya angka pencurian yang terjadi di beberapa desa di kecamatan Bontotiro.
Sebagai legislator yang mewakili daerah pemilihan (dapil) Bontotiro dan Bontobahari, Supriadi merasa bertanggung jawab untuk mencari solusi atas permasalahan yang mengganggu ketenteraman masyarakat setempat.
Baca Juga: Percepat Pengangkatan CASN 2024, Mensesneg: Demi Pelayanan Publik yang Lebih Optimal
Pada kesempatan Musrembang Kecamatan yang dilaksanakan pada Senin, 17 Maret 2025, Supriadi turut hadir dalam acara tersebut yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama.
Di sela-sela acara, Supriadi menyempatkan waktu untuk berdiskusi dengan Kapolsek Bontotiro, AKP Mudatsir, mengenai situasi curnak yang semakin meresahkan warga Bontotiro.
Diskusi tersebut bertujuan untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai langkah-langkah yang sudah diambil oleh pihak kepolisian dalam mengatasi permasalahan ini.
Baca Juga: Gaji Fantastis Ifan Seventeen di PFN, Mampukah Tebus Utang Miliaran Rupiah?
Dalam percakapan tersebut, Supriadi mengungkapkan bahwa dirinya telah mendengar langsung perkembangan terkini dari Polsek Bontotiro terkait kasus curnak.
Legislator muda dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan bahwa ia mendukung penuh upaya yang dilakukan oleh kepolisian dalam mengusut tuntas kasus-kasus pencurian ternak yang telah merugikan banyak warga.
“Kami sudah mendengar langsung tentang perkembangan dan langkah apa yang telah dilakukan oleh Polsek Bontotiro terkait maraknya kasus pencurian ternak ini,” ujar Supriadi.
Baca Juga: Dwifungsi ABRI Bangkit Lagi? DPR Beri Bantahan Keras!
Supriadi menambahkan, meskipun kasus curnak ini masih dalam tahap penyelidikan, ia berharap agar pihak kepolisian dapat segera mengungkapkan pelaku dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
“Curnak ini masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian, tentu kita menghargai proses yang sementara dilakukan dan berharap kasus ini segera terungkap,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Percepat Pengangkatan CASN 2024, Mensesneg: Demi Pelayanan Publik yang Lebih Optimal
Dua Dosa Besar, Eks Kapolres Ngada Terancam PTDH: Asusila Anak dan Narkoba Jadi Sorotan
Polemik Yayasan WR Supratman: Dualisme Kepengurusan Picu Konflik Keluarga, Warisan Sejarah Terancam Disalahgunakan
Keluarga WR Supratman Geram: Dugaan Tarik Royalti 'Indonesia Raya' oleh Yayasan Baru, Langgar Amanah dan Hak Bangsa!
Geger Klaim Cicit WR Supratman, Keluarga Tegas Membantah!
Rapat Revisi UU TNI di Hotel Mewah, DPR Dihujat! Alasan Efisiensi Tak Redam Amarah Publik
Dwifungsi ABRI Bangkit Lagi? DPR Beri Bantahan Keras!
Gaji Fantastis Ifan Seventeen di PFN, Mampukah Tebus Utang Miliaran Rupiah?
Bupati Bulukumba Lantik 9 Eselon II, Ahmad Rais Haq Pimpin BKPSDM, Andi Muh Arfah Jabat Kepala Bapenda
Sinergi Lintas Sektoral, Polres Bulukumba Siapkan Pengamanan Maksimal Idul Fitri 1446 H