hukrim

Diduga Gangster Salah Sasaran, Pemuda Tak Bersalah di Bulukumpa Jadi Korban Pembusuran

Kamis, 3 April 2025 | 07:41 WIB
Anak panah yang digunakan gangster di Bulukumba.

Sulawesinetwork.com - Aksi pembusuran kembali terjadi di Kabupaten Bulukumba. Kali ini, seorang pemuda berinisial YY (21) menjadi korban serangan busur oleh orang tidak dikenal (OTK) di jalan poros Bulukumba-Sinjai, tepatnya di Desa Bulo-bulo, Kecamatan Bulukumpa, pada Kamis dinihari, 3 April 2025, sekitar pukul 03.00 WITA.

Peristiwa itu terjadi saat YY sedang berada di teras rumahnya. Tiba-tiba, seorang pelaku yang mengendarai sepeda motor berhenti di dekat lokasi dan langsung melontarkan anak panah ke arah korban.

Anak panah tersebut mengenai bagian pinggang sebelah kiri YY, menyebabkan luka serius.

Baca Juga: SPMB Dimulai Mei 2025, Simak Kuota dan Jalur Penerimaan yang Tersedia

Melihat kejadian itu, keluarga korban segera membawa YY ke klinik terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Baso Marewa, sepupu korban, membenarkan insiden tersebut. Namun, ia mengaku tidak mengetahui siapa pelakunya dan apa motif di balik serangan itu.

Menurut Baso, adiknya tidak pernah memiliki masalah dengan orang lain sebelumnya.

Baca Juga: Nokia Zeus Max: Layar Super AMOLED 6,9 Inci, Snapdragon 8 Gen 3, Kamera 200MP, dan Baterai 7.900mAh, Siap Guncang Pasar!

“Setahu saya adik sepupu saya ini tidak pernah bermasalah dengan siapa pun. Dia ini kuliah di Makassar, dia baru pulang karena libur lebaran,” ujarnya.

Kendati demikian, Baso menduga kejadian ini ada kaitannya dengan gangster yang memang selama ini meresahkan warga di Kabupaten Bulukumba.

"Saya menduga ini gangster yang salah sasaran. Karena saat singgah dia langsung cari anggota geng Lorgas, dan tiba-tiba dia lontarkan busurnya ke sepupu saya," ungkapnya.

Baca Juga: Nokia N75 Max: Sistem Quad Camera dengan Sensor Utama 200MP untuk Hasil yang Sangat Detail

Baso mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Bulukumpa untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Saya berharap pihak kepolisian untuk segera mengungkap kasus ini. Jangan sampai ada korban lainnya. Karena ini sudah termasuk teror," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini